Loncat ke konten utama
Warta Inovasi Medis10 Oktober 2026

Studi Klinis: Pola Tidur Kurang dari 6 Jam Mengganggu Keseimbangan Hormon Nafsu Makan

Kurang tidur kronis memicu peningkatan rasa lapar terhadap makanan tinggi gula sederhana akibat disregulasi hormonal pada sistem saraf pusat.

Sumber Publikasi Asli:Harvard Health Publishing
Kunjungi Sumber Primer
Bagikan:WhatsAppX / TwitterFacebook
Studi Klinis: Pola Tidur Kurang dari 6 Jam Mengganggu Keseimbangan Hormon Nafsu Makan

Sebuah penelitian klinis terkontrol yang dipublikasikan oleh para ilmuwan fisiologi tidur mengungkap hubungan kausal yang erat antara durasi tidur yang tidak adekuat dengan disregulasi neurohormonal pengatur nafsu makan.

Disregulasi Ghrelin dan Leptin

Dalam uji klinis acak terhadap orang dewasa muda sehat, pembatasan tidur menjadi 5 jam per malam selama lima hari berturut-turut mengakibatkan:

  • Peningkatan konsentrasi hormon ghrelin (hormon penstimulasi rasa lapar) sebesar 28%.
  • Penurunan konsentrasi hormon leptin (hormon penekan nafsu makan) sebesar 18%.
  • Peningkatan aktivitas di pusat reward otak (korteks prefrontal dan insula) saat melihat gambar makanan padat kalori tinggi karbohidrat olahan.

Para peneliti menekankan bahwa upaya penurunan berat badan atau pengendalian glukosa darah tidak akan mencapai hasil maksimal jika aspek durasi dan kebersihan tidur (sleep hygiene) tidak dibenahi secara simultan.

Bagikan:WhatsAppX / TwitterFacebook

Berita Inovasi Terkait

Semua Berita